Misteri Kematian Dokter Icha: Ikatan Alumni FK Undana Desak Polisi Buka Hasil Penyelidikan ke Publik

1 hour ago 14

 Ikatan Alumni FK Undana Desak Polisi Buka Hasil Penyelidikan ke Publik

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Sejumlah dokter Ikatan Alumni FK Undana saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kupang, Selasa (30/6/2026). ANTARA/Kornelis Kaha

jpnn.com, KUPANG - Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang mendesak Mabes Polri untuk mengusut tuntas misteri kematian dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni (dr. Icha).

Para alumni meminta pembentukan tim independen karena adanya indikasi kuat bahwa korban mengalami intimidasi dari oknum anggota DPRD Timor Tengah Utara sebelum meninggal.

"Kami minta agar Kapolri membentuk tim khusus, tetapi independen, untuk menangani perkara tersebut, serta mengungkap hasil penyelidikan secara terbuka kepada masyarakat," kata perwakilan Ikatan Alumni FK Undana dr Bilberton saat konferensi pers di Gedung Dekanat Fakultas Kedokteran Undana, Kupang, Selasa.

Menurut ia, terdapat sejumlah peristiwa yang terjadi sebelum meninggalnya dokter Icha sehingga aparat kepolisian diminta untuk menyelidiki secara menyeluruh kasus tersebut.

Polisi juga diminta memeriksa tiga anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara yang diduga mengintimidasi dokter Icha sehingga tertekan dan melakukan bunuh diri.

"Kami juga meminta agar polisi memeriksa ketiganya untuk mengungkap kasus ini," ujarnya.

Ia juga meminta masyarakat di NTT, termasuk media massa, untuk mengawal kasus ini agar terbuka secara umum.

Sementara itu, alumni FK Undana lainnya, dr Eky Gonang, menambahkan agar pihak-pihak yang diduga mengetahui atau memiliki keterkaitan dengan kasus tersebut untuk juga dipanggil dan diperiksa tanpa melihat jabatannya.

Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang mendesak Mabes Polri untuk mengusut tuntas misteri kematian dr. Icha.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |