Menko Cak Imin Imbau WNI di Timur Tengah Tingkatkan Kewaspadaan

1 day ago 23

Menko Cak Imin Imbau WNI di Timur Tengah Tingkatkan Kewaspadaan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) RI A. Muhaimin Iskandar. Foto: dok. Baznas

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat A. Muhaimin Iskandar mengimbau seluruh Warga Negara Indonesia (WNI), termasuk Pekerja Migran Indonesia (PMI), untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan diri.

Hal itu disampaikan untuk menyikapi dinamika keamanan dan perkembangan geopolitik yang meningkat di sejumlah wilayah Timur Tengah.

Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat juga berkoordinasi dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) untuk memastikan sistem perlindungan dan pendampingan bagi PMI di kawasan Timur Tengah tetap berjalan optimal.

Cak Imin menegaskan bahwa pemerintah terus memonitor situasi secara intensif melalui koordinasi dengan Perwakilan RI di kawasan serta otoritas setempat guna memastikan kondisi dan keselamatan WNI tetap terpantau.

“Keselamatan WNI adalah prioritas utama pemerintah. Kami meminta seluruh WNI, termasuk para PMI di kawasan Timur Tengah, untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti arahan resmi dari Perwakilan RI,” ucap Cak Imin, Senin (2/3).

Cak Imin menuturkan bahwa kewaspadaan dan kedisiplinan dalam mengikuti informasi resmi menjadi kunci dalam menghadapi situasi yang dinamis.

“Jangan mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi. Pastikan setiap langkah dan aktivitas mempertimbangkan aspek keamanan,” kata dia.

Sebagai bentuk mitigasi, Kemenko PM mengimbau WNI di kawasan Timur Tengah untuk memperhatikan beberapa langkah, di antaranya memprioritaskan keselamatan dengan menghindari area yang berpotensi terjadi gangguan-gangguan keamanan.

Cak Imin menegaskan bahwa pemerintah terus memonitor situasi secara intensif melalui koordinasi dengan Perwakilan RI di kawasan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |