Megamendung Jadi Rumah Baru Elang Jawa, Kemenhut Resmikan Aviary dan Penangkaran Rusa

5 days ago 51

Selasa, 09 Juni 2026 – 15:30 WIB

Megamendung Jadi Rumah Baru Elang Jawa, Kemenhut Resmikan Aviary dan Penangkaran Rusa - JPNN.com Jabar

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) meresmikan Lembah Aviary Paseban dan Penangkaran Rusa Timor sekaligus melepasliarkan dua individu Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) ke habitat alaminya di Megamendung, Kabupaten Bogor, Selasa (9/6/2026). Foto: source for JPNN.

jabar.jpnn.com, BOGOR - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terus memperkuat upaya pelestarian satwa liar dan pemulihan ekosistem di Indonesia.

Mewakili Menteri Kehutanan, Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kemenhut Prof. Setyawan Pudyatmoko melakukan kunjungan kerja ke Lanskap Megamendung, Kabupaten Bogor, Selasa (9/6/2026).

Dalam kesempatan itu, Prof. Setyawan meresmikan Lembah Aviary Paseban dan Penangkaran Rusa Timor sekaligus melepasliarkan dua individu Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) ke habitat alaminya.

Dua satwa endemik Pulau Jawa tersebut bernama Agni (betina) dan Beta (jantan).

Prof. Setyawan mengatakan pelepasliaran Elang Jawa merupakan bagian dari upaya penguatan konservasi berbasis bentang alam yang mengintegrasikan pemulihan ekosistem, perlindungan keanekaragaman hayati, pendidikan, penelitian, hingga pemberdayaan masyarakat.

"Agni berasal dari LK Khusus Pusat Konservasi Elang Kamojang (PKEK). Dia sudah menjalani rehabilitasi dan habituasi selama kurang lebih dua tahun enam bulan," kata Prof. Setyawan dalam keterangan tertulisnya kepada JPNN.com

Menariknya, Agni kini dibekali GPS Tracker untuk memantau pergerakan, penggunaan habitat, serta proses adaptasinya setelah kembali ke alam liar.

Sementara itu, Beta merupakan hasil rehabilitasi Yayasan Konservasi Cikananga (YCKT) yang telah dinyatakan layak untuk dilepasliarkan setelah melalui proses verifikasi teknis.

Selain melepasliarkan dua Elang Jawa, Kementerian Kehutanan meresmikan fasilitas konservasi yang mendukung edukasi, penelitian, dan pemulihan satwa liar.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News

Read Entire Article
| | | |