MBG Disetop Selama Libur Sekolah, SPPG Tak Dapat Lagi Insentif Rp 6 Juta Per Hari

3 hours ago 17

MBG Disetop Selama Libur Sekolah, SPPG Tak Dapat Lagi Insentif Rp 6 Juta Per Hari

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari di Kantor BGN, Jakarta Pusat, pada Kamis (18/6). Foto: Ryana Aryadita/JPNN.com

jpnn.com - Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak akan mendapatkan insentif sebesar 6 juta per hari saat penghentian sementara MBG selama libur sekolah.

Kebijakan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 12 Tahun 2026 Tentang Penyesuaian Operasional SPPG pada saat Periode Hari Libur Dalam Rangka Penyelenggaraan Program MBG Pada Tahun anggaran 2026.

“Di dalam SE ini menegaskan bahwa dengan tidak didistribusikannya MBG, maka seluruh SPPG yang tidak beroperasi tidak akan mendapat insentif,” ucap Sari di Kantor BGN, Jakarta Pusat, pada Kamis (18/6).

Dari sebanyak 27.820 SPPG yang telah beroperasi, dikalikan dengan insentif Rp 6 juta selama 18 hari, bisa menghemat anggaran hingga Rp 3,4 triliun.

Selain itu, mereka juga melakukan upaya-upaya lain seperti refocusing penerima manfaat selama peniadaan sementara MBG itu.

Hingga saat ini, sebanyak 39.352 siswa penerima manfaat di 76 sekolah akan diefisienkan.

“Kami akan memfokuskan untuk program MBG kepada anak-anak yang memerlukan intervensi pemenuhan gizi,” tuturnya.(dit/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!

Seluruh SPPG tidak akan mendapatkan insentif sebesar Rp 6 juta per hari saat penghentian sementara MBG selama libur sekolah. Negara hemat Rp 3,4 triliun.


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |