jpnn.com, JAKARTA - Bank Mandiri dalam semangat peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung aksi iklim nasional melalui peran strategis sektor jasa keuangan yang berkelanjutan.
Peringatan tahun ini mengangkat tema global 'Inspired by Nature, For Climate, and For Future,' yang oleh Pemerintah Indonesia diadopsi menjadi 'Saatnya Beraksi untuk Iklim'.
Tema nasional ini mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk bergerak serentak, baik melalui kebijakan, pembiayaan, maupun keterlibatan publik dalam mengatasi tantangan perubahan iklim.
Sejalan dengan arahan tersebut, Bank Mandiri menempatkan agenda iklim sebagai prioritas yang dijalankan secara konsisten di seluruh aspek bisnis dan operasional bank.
Mengusung visi Becoming Indonesia's Sustainability Champion for a Better Future, Bank Mandiri terus mengimplementasikan tiga pilar strategi keberlanjutan, yaitu Sustainable Banking, Sustainable Operation, dan Sustainability Beyond Banking.
Implementasi ketiga pilar tersebut diarahkan untuk mencapai target Net Zero Emission in Operation pada 2030 dan Net Zero Emission in Financing pada 2060 atau lebih cepat, sejalan dengan upaya membatasi kenaikan suhu global hingga 1,5 derajat Celcius sesuai Perjanjian Paris dan komitmen Second Nationally Determined Contribution (SNDC) Indonesia.
Pada aspek bisnis bank, akselerasi pembiayaan berkelanjutan menjadi salah satu kontribusi utama Bank Mandiri terhadap aksi iklim nasional.
Per posisi Maret 2026, total pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp 320 triliun, dengan Portofolio Hijau tercatat sebesar Rp 167 triliun.





































