jpnn.com - Polresta Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengirimkan sampel hasil autopsi mahasiswi berinisial NDR yang tewas di kamar indekosnya di wilayah Gomong ke Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri.
Kasat Reskrim Polresta Mataram AKP I Made Dharma Yulia Putra menyebut sampel tersebut dikirim untuk mendukung penyelidikan penyebab kematian korban.
"Jadi, ada beberapa yang kami dapatkan untuk uji sampel dan sudah kami kirim ke Puslabfor Mabes Polri," kata Made Dharma, Senin (25/5/2026).
Dia berharap hasil pemeriksaan laboratorium forensik dapat menjadi petunjuk dalam mengungkap penyebab kematian yang mengarah pada dugaan pembunuhan.
Namun, Made Dharma belum bersedia mengungkap jenis sampel yang dikirim karena dikhawatirkan dapat memengaruhi proses penyelidikan.
"Kita tunggu saja hasil dari puslabfor," ujarnya.
Selain menunggu hasil uji laboratorium, penyidik masih mendalami keterangan saksi yang telah diperiksa. Hingga saat ini, polisi telah memeriksa 14 saksi.
Pada Senin, penyidik memeriksa dua saksi, yakni pacar korban dan seorang rekan korban.





































