jpnn.com, JAKARTA - PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) menutup tahun buku 2025 dengan performa gemilang.
Emiten pengembang properti itu berhasil mencapai target pra-penjualan (marketing sales) sebesar Rp1,65 triliun, atau setara dengan 100% dari target yang ditetapkan untuk 2025.
Lonjakan performa itu juga tercermin pada pendapatan Perseroan yang membukukan angka Rp 4,52 triliun, melonjak drastis 133% dibandingkan periode sebelumnya.
Pertumbuhan signifikan itu didorong oleh percepatan serah terima unit properti dan penjualan lahan industri di kawasan koridor timur Jakarta.
"Pencapaian ini membuktikan kepercayaan pasar yang tetap tinggi terhadap kawasan Lippo Cikarang sebagai kota mandiri terintegrasi," kata Direktur PT Lippo Cikarang Tbk, Indryanarum, Selasa (3/3).
Dia mepaparkan kenaikan pendapatan LPCK ditopang kuat oleh segmen rumah tapak dan apartemen yang mencatatkan pertumbuhan pendapatan hingga 369% secara tahunan.
Percepatan serah terima unit residensial, unit komersial (ruko), serta pengelolaan kota menjadi kunci utama di balik angka fantastis tersebut.
Hingga akhir Desember 2025, LPCK membukukan EBITDA sebesar Rp381,3 miliar, dengan EBITDA margin sebesar 8% terhadap total pendapatan.












































