Limbah Diduga Cemari Laut Situbondo, KKP Beri Tenggat 14 Hari PT Fuyuan Perbaiki IPAL

1 day ago 19

Selasa, 30 Juni 2026 – 11:06 WIB

Limbah Diduga Cemari Laut Situbondo, KKP Beri Tenggat 14 Hari PT Fuyuan Perbaiki IPAL - JPNN.com Jatim

Direktur Pengawasan Sumber Daya Perikanan Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan KKP Sahono Budianto melakukan sidak di PT Fuyuan Biologi Technology, di Situbondo, Senin (29/6/2026). ANTARA/Novi Husdinariyanto

jatim.jpnn.com, SITUBONDO - Pemerintah Kabupaten Situbondo terus memantau perbaikan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) milik PT Fuyuan Biologi Technology yang diduga mencemari perairan laut di Kecamatan Banyuglugur.

Perusahaan pengolahan rumput laut itu mendapat tenggat waktu 14 hari dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk membenahi sistem pengelolaan limbah cair.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Situbondo Sandy Hendrayono mengatakan perusahaan diwajibkan melaporkan perkembangan perbaikan setiap hari kepada pemerintah daerah.

"Setiap hari perusahaan tersebut melaporkan progresnya, dan pada hari ini Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup ke lokasi," kata Sandy, Senin (29/6).

Menurut dia, PT Fuyuan telah mendatangkan vendor untuk memperbaiki sistem pengolahan limbah, termasuk jaringan pipa dan fasilitas pendukung lainnya.

"Perbaikan seperti pipa-pipa (IPAL) dan lainnya, dan yang pasti perusahaan melaporkan progresnya tiap hari ke DLH," ujarnya.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup DLH Situbondo Ranti Seta Ayu Pratiwi menjelaskan vendor tersebut akan melakukan sejumlah penyesuaian agar kapasitas IPAL sesuai dengan kapasitas produksi perusahaan.

Perbaikan meliputi optimalisasi sistem pengolahan limbah, penyesuaian kapasitas IPAL, hingga penambahan bakteri untuk meningkatkan efektivitas proses pengolahan air limbah.

PT Fuyuan Situbondo mendapat tenggat 14 hari dari KKP untuk memperbaiki IPAL setelah diduga mencemari perairan laut. Pemkab memantau progres setiap hari.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |