jpnn.com, JAKARTA - Satu dari dua korban ledakan proyek utilitas di Jalan RS Fatmawati Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, terpaksa harus menjalani operasi plastik akibat menderita luka parah pada bagian wajah.
Kondisi terkini para korban disampaikan langsung oleh Kapolsek Cilandak, Kompol Gusprihatin Zen. Ia menjelaskan bahwa meski mengalami luka wajah yang cukup signifikan, korban yang bersangkutan saat ini masih dalam keadaan sadar.
"Kondisi yang satu sudah membaik, yang satu operasi plastik. Operasi bagian muka karena agak parah di bagian muka, tapi masih sadar kok," kata Kapolsek Cilandak Kompol Gusprihatin Zen kepada wartawan di Jakarta, Selasa.
Gusprihatin mengatakan kondisi salah satu korban saat ini berangsur membaik, sedangkan korban lainnya masih membutuhkan tindakan medis lanjutan.
Meski demikian, polisi belum dapat meminta keterangan dari korban yang masih menjalani perawatan karena saat ini fokus utama adalah pemulihan kondisi kesehatannya.
Menurut dia, penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan pihak vendor yang terlibat dalam pekerjaan galian tersebut untuk mendalami penyebab kejadian.
"Kita masih tahap pemeriksaan saksi-saksi. Vendor-vendor kita periksa karena perlu pendalaman untuk masalah ini," ucapnya.
Ia menambahkan korban nantinya akan dimintai keterangan setelah kondisi kesehatan mereka memungkinkan.







































