jpnn.com, JAKARTA - Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) melaporkan capaian kinerja industri perdagangan berjangka komoditi (PBK) menunjukkan tren positif pada 2025.
Kepala Bappebti, Tirta Karma Senjaya memaparkan data pergerakan transaksi yang terjadi di bursa berjangka komoditi nasional periode Januari hingga November 2025.
Dalam kurun tersebut, volume transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) tercatat sebesar 14,56 juta lot.
"Tumbuh 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu," kata Tirta dalam pembukaan PBK, di kantor Kemendag, Jakarta, Jumat (2/1).
Sementara itu, secara nilai transaksi atau notional value, Bappebti mencatat angka yang besar, yakni Rp 42.867 triliun.
"Tumbuh signifikan sebesar 49,8%," imbuhnya.
Tirta menjelaskan dari total transaksi tersebut, kontrak berjangka berbasis komoditi memberikan kontribusi dominan sebesar 89,48 persen.
Selain kontrak berjangka, transaksi pasar fisik timah murni batangan ekspor hingga 15 Desember 2025 mencatatkan nilai Rp 26,98 triliun.















































