jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kulon Progo Aris Syarifuddin meminta pemerintah pusat untuk bergerak cepat memulangkan jenazah Praka Farizal Rhomadhon ke Tanah Air. Praka Farizal merupakan prajurit asal Kulon Progo yang gugur saat menjalankan tugas dalam misi perdamaian dunia di Lebanon.
Hal tersebut disampaikan Aris saat melakukan takziah ke rumah duka di Dusun Ledok, Kelurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kulon Progo, pada Rabu (1/4/2026).
Aris menyebutkan bahwa gugurnya Praka Farizal adalah kehilangan besar bagi bangsa Indonesia. Almarhum dinilai sebagai sosok yang menjalankan amanah konstitusi dalam menjaga ketertiban dunia.
"Hari ini saya takziah ke almarhum Praka Farizal Rhomadhon, salah satu putra terbaik bangsa yang gugur dalam misi perdamaian. Beliau gugur dalam konteks mengharumkan nama bangsa," ujar Aris.
Praka Farizal yang tergabung dalam Satgas Yonmek TNI Kontingen Garuda (Konga) di bawah bendera UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) dilaporkan gugur akibat tembakan artileri di wilayah Lebanon Selatan pada Minggu (29/3).
Sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasanya, Aris menegaskan pentingnya koordinasi antarinstansi agar proses repatriasi jenazah tidak memakan waktu lama.
Dia mendesak pemerintah pusat dan pihak terkait untuk memprioritaskan pemulangan jenazah agar segera bisa dimakamkan oleh pihak keluarga.
Pemulangan yang cepat adalah bentuk penghargaan tertinggi negara kepada anak bangsa yang gugur di medan tugas internasional.





































