bali.jpnn.com, MATARAM - Jajaran Kanwil Kemenkum NTB menerima kunjungan koordinasi dari Dinas Pariwisata Provinsi NTB, khususnya Bidang Ekonomi Kreatif, Kamis (2/4).
Kunjungan ini bertujuan untuk membahas potensi sektor ekonomi kreatif yang berkaitan dengan Kekayaan Intelektual (KI) serta menjajaki peluang kerja sama dalam pelaksanaan kegiatan bersama ke depan.
Dalam pertemuan tersebut, Kabid Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata NTB Baiq Deni menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh Kanwil Kemenkum NTB, meskipun kunjungan dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Pihaknya juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pengembangan ekonomi kreatif berbasis KI di daerah.
Menanggapi hal tersebut, Kabid Pelayanan Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkum NTB Puan Rusmayadi menekankan bahwa peningkatan permohonan dan pemanfaatan KI di wilayah NTB memerlukan dukungan aktif dari berbagai perangkat daerah.
“Kolaborasi yang terstruktur melalui sosialisasi, edukasi, dan pendampingan kepada masyarakat, khususnya pelaku ekonomi kreatif, menjadi kunci dalam meningkatkan kesadaran dan perlindungan Kekayaan Intelektual di daerah,” ujar Pun Rusmayadi.
Tim Bidang Ekonomi Kreatif Dispar NTB menyampaikan bahwa pihaknya telah melaksanakan sosialisasi terkait KI, tetapi dinilai belum optimal karena belum melibatkan instansi teknis yang berwenang.
Oleh karena itu, Dispar NTB berharap dapat menjalin kerja sama dengan Kanwil Kemenkum NTB guna meningkatkan kualitas pemahaman masyarakat, termasuk dukungan pembiayaan dalam pendaftaran KI seperti hak cipta, merek, maupun jenis KI lainnya.






































