Kawal Khittah Organisasi, Ulama NU Rumuskan Lima Poin Rekomendasi Menuju Muktamar Jombang

7 hours ago 22

Kawal Khittah Organisasi, Ulama NU Rumuskan Lima Poin Rekomendasi Menuju Muktamar Jombang

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

ANTARA - 1. Sejumlah ulama merumuskan lima poin agar NU dapat menjaga khittah NU sebagai landasan organisasi, dalam kegiatan Halaqah Alim Ulama, yang dilaksanakan di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (24/8/2026). Para ulama berharap lima poin tersebut dapat menjadi pertimbangan dalam Muktamar NU ke-35 mendatang. ANTARA/Fahmi Alfian

jpnn.com, JAKARTA - Sejumlah alim ulama Nahdlatul Ulama (NU) resmi menyepakati lima poin penting dalam Halaqah Alim Ulama di Sidoarjo sebagai rekomendasi strategis untuk menjaga khittah organisasi pada Muktamar NU mendatang.

Rumusan strategis ini diharapkan dapat menjadi kompas moral dan struktural bagi masa depan organisasi keagamaan terbesar di Indonesia tersebut.

"Halaqah kali ini menghasilkan lima poin yang dapat menjadi pertimbangan dalam Muktamar NU mendatang di Ponpes Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, agar khittah organisasi terjaga," kata Guru Besar Sosiologi Agama, UIN Syekh Wasil Kediri, Prof. KH. Ahmad Subakir dalam Halaqah Alim Ulama di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Jawa Timur, Senin.

Lima poin yang dirumuskan oleh sedikitnya 20 ulama NU yang hadir tersebut meliputi pertama adalah menegaskan posisi NU sebagai organisasi keagamaan yang menjunjung tinggi peran ulama sebagai penggerak organisasi yang mampu merawat umat, menjaga jamaah, dan menjadikan pergerakan sebagai wadah untuk menciptakan kemaslahatan umat.

Kedua, Ahmad menjelaskan para ulama mengharapkan NU untuk memprioritaskan setiap keputusan dengan mengedepankan kemaslahatan bagi umat sekaligus menjaga kesinambungan organisasi, tradisi, dan cita-cita Nahdlatul Ulama.

Selanjutnya, ia menyebut para ulama mendorong ponpes sebagai pusat tradisi keilmuan, kaderisasi ulama, pembentukan karakter, serta penjaga nilai-nilai ahlussunnah wal jamaah.

Keempat, Ahmad menuturkan para ulama mendukung kepemimpinan NU berbasis nilai spiritual yang dapat bertanggung jawab kepada umat dengan tetap membentengi organisasi dengan moral, intelektual dan integritas, sehingga tidak terbawa arus kepentingan yang berdampak buruk pada kepada organisasi.

Terakhir, ia mengutarakan para ulama meminta NU untuk mengedepankan kebijakan dan langkah kepemimpinan NU yang berlandaskan prinsip pencegahan kerusakan, demi menjaga persatuan, marwah, dan keberlangsungan NU.

Sejumlah alim ulama Nahdlatul Ulama (NU) resmi menyepakati lima poin penting dalam Halaqah Alim Ulama di Sidoarjo sebagai rekomendasi strategis mejaga khittah.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |