Karhutla Gunung Arjuno-Welirang Belum Padam, Water Bombing Terkendala Cuaca

8 hours ago 19

Kamis, 20 Agustus 2026 – 20:02 WIB

Karhutla Gunung Arjuno-Welirang Belum Padam, Water Bombing Terkendala Cuaca - JPNN.com Jatim

Arsip foto - Hutan gunung Arjuno yang terbakar terlihat dari desa Landungsari, Malang, Jawa Timur, Jumat (11/10/2019). Kawasan hutan yang terbakar berada di petak Curah Sriti di ketinggian 2.300 mdpl dengan kemiringan 70 derajat sehingga menjadi kendala bagi petugas untuk memadamkan api. (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)

jatim.jpnn.com, PASURUAN - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Jawa Timur. Setelah melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), kebakaran kini terjadi di area Gunung Arjuno-Welirang, Kabupaten Pasuruan.

Api dilaporkan belum kunjung padam sejak Rabu (19/8). Hingga Kamis (20/8), petugas gabungan masih berjibaku melakukan pemadaman di kawasan tersebut.

Ketua Tim Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBD Provinsi Jatim Muhammad Amrul mengatakan titik utama kebakaran awalnya terdeteksi berada di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) R. Soerjo.

Berdasarkan pantauan terbaru petugas di lapangan, titik api berada di kawasan Gunung Kembar 2 dan masih terpantau di sekitar Lengkean atau Lapangan Kotak.

"Tim gabungan melakukan upaya pemadaman kebakaran melalui jalur darat menggunakan metode gepyok," ujar Amrul, Kamis (20/8).

Menurut dia, proses pemadaman melalui jalur darat telah dilakukan selama dua hari terakhir. Petugas gabungan masih mengandalkan metode manual dengan peralatan terbatas untuk menangani kobaran api.

Upaya pemadaman juga menghadapi kendala medan. Akses menuju titik api cukup terjal karena berada di kawasan puncak Gunung Arjuno-Welirang.

"Tim gabungan tengah fokus melaksanakan penyisiran melalui jalur darat dengan rute Gunung Kembar 1, Gunung Kembar 2, Lapangan Kotak, hingga menuju kawasan Gunung Arjuno," ungkapnya.

Karhutla di kawasan Gunung Arjuno-Welirang, Pasuruan, belum padam sejak Rabu. Pemadaman terkendala medan terjal dan cuaca buruk.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |