jpnn.com - PALEMBANG - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang mencatat hingga 29 Februari 2026 sebanyak 81.134 tiket KA angkutan Lebaran 2026 terjual.
Manager Humas KAI Divre III Palembang Aida Suryanti mengatakan jumlah tersebut merupakan akumulasi penjualan periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026 untuk tiga perjalanan kereta api (KA) di wilayah Divre III.
Tiga rangkaian KA yang dioperasikan pada masa angkutan Lebaran tahun ini ialah KA Bukit Serelo relasi Kertapati–Lubuklinggau (PP), KA Rajabasa relasi Kertapati–Tanjungkarang (PP), dan KA Sindang Marga relasi Kertapati–Lubuklinggau (PP).
Data penjualan menunjukkan antusiasme tinggi pada kelas ekonomi. Tiket KA Bukit Serelo relasi Kertapati–Lubuklinggau terjual 14.803 lembar (106 persen), sedangkan arah sebaliknya mencapai 16.002 tiket (114 persen).
Selanjutnya, KA Rajabasa relasi Kertapati–Tanjungkarang mencatat penjualan 20.295 tiket (109 persen), dan relasi sebaliknya sebanyak 22.534 tiket (121 persen). Sementara itu, KA Sindang Marga relasi Kertapati–Lubuklinggau baru terjual 4.371 tiket (46 persen), dan arah sebaliknya 3.119 tiket (33 persen).
“Tiket masih terus terjual karena pemesanan sudah dibuka sejak H-45 keberangkatan. Masyarakat memiliki waktu lebih panjang untuk merencanakan mudik maupun arus balik,” ujar Aida di Palembang.
KAI memprediksi puncak arus mudik terjadi pada 18 dan 19 Maret 2026 dengan total penjualan sementara mencapai 9.293 atau 121 persen dari kapasitas harian yang tersedia.
"Data ini dapat menjadi referensi masyarakat untuk memilih tanggal keberangkatan yang masih tersedia, khususnya pada KA Sindang Marga," tambah Aida.












































