jateng.jpnn.com, SEMARANG - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih mengganggu aktivitas masyarakat di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng). Kondisi tersebut mendorong Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jawa Tengah turun tangan dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan.
PKS Jateng menyalurkan logistik masker secara masif, dan membuka fasilitas Rumah Oksigen bagi warga yang terdampak kabut asap.
Aksi tersebut menjadi bagian dari “Silaturahim Kemanusiaan Muhibah Ukhuwah” yang digelar PKS Jateng bersama jajaran PKS Kalteng.
“Kebetulan Kalteng dan seluruh Kalimantan hari ini sedang dalam kondisi berduka dengan adanya kabut asap. Kami berharap bantuan yang kecil dan sedikit ini bisa membantu menguatkan musibah yang menimpa saudara-saudara kami di Kalteng,” kata Ketua DPW PKS Jateng Hadi Santoso di Semarang, Selasa (8/9).
Pihaknya juga menghadirkan Rumah Keluarga Indonesia (RKI) dan Duta RKI Jateng dalam penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak.
Hadi mengatakan kepedulian terhadap Kalteng juga didorong oleh banyaknya warga asal Jateng yang tinggal di wilayah tersebut. Akses transportasi laut dan udara dari Semarang menuju Kalteng juga dinilai memudahkan penguatan kerja sama dalam penanganan bencana.
Di tengah aksi kemanusiaan tersebut, jajaran PKS juga mengikuti Salat Istisqa di halaman kantor DPW PKS Kalteng. Salat tersebut dilakukan sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan untuk membantu mengurangi dampak kabut asap.
“Pada prinsipnya, ini adalah bagian dari upaya kami untuk merajut kebersamaan dan menyamakan persepsi bersama,” ujarnya.













































