Dampak Erupsi GAK Mereda, Bandara Ngurah Rai Kembali Layani Penerbangan ke Jakarta dan Bandung

1 hour ago 19

Dampak Erupsi GAK Mereda, Bandara Ngurah Rai Kembali Layani Penerbangan ke Jakarta dan Bandung

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Suasana Bandara I Gusti Ngurah Rai Denpasar Bali, Selasa (8/9/2026) saat operasional kembali penerbangan setelah sebelumnya terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau. (ANTARA/HO-Bandara Ngurah Rai)

jpnn.com, DENPASAR - Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, resmi membuka kembali layanan penerbangan domestik untuk rute-rute yang sebelumnya sempat ditutup total akibat dampak sebaran abu vulkanis erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

“Kami sampaikan bahwa mulai Selasa dini hari, operasional penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali untuk rute Tangerang, Jakarta dan Bandung sudah kembali beroperasi secara normal,” kata General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Nugroho Jati dalam keterangan di Denpasar, Selasa.

Sebelumnya selama dua hari sejak Minggu (6/9) setidaknya 108 penerbangan dengan 13 ribu calon penumpang untuk rute dari dan ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang (CGK), Bandara Internasional Halim Perdanakusuma Jakarta (HLP) dan Bandara Husein Sastranegara Bandung (BDO) mengalami pembatalan.

Nugroho menyebutkan telah diterbitkan tiga dokumen Notice to Airmen (NOTAM) yang diterbitkan oleh AirNav Indonesia dengan nomor A3395/26 NOTAMR A3387/26, A3396/26 NOTAMR A3386/26, dan C1123/26 NOTAMR C1116/26, terkait pembukaan kembali aerodrome dan pengoperasian kembali operasional penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang pada 8 September 2026 pukul 00.30 WIB, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta nomor pada 8 September 2026 pukul 00.40 WIB, dan Bandara Husein Sastranegara Bandung pada 8 September 2026 pukul 00.42 WIB.

“Hal ini (operasional kembali) menyusul penerbitan NOTAM dari AirNav Indonesia yang menyatakan kondisi ruang udara telah aman untuk operasional penerbangan, serta menyusul prosedur pemastian kesiapan operasional dan infrastruktur di tiga bandara tersebut,” ujar Nugroho Jati.

Berkenaan dengan operasional kembali tiga rute tersebut, ia menyampaikan manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai telah berkoordinasi terkait persiapan layanan dengan maskapai penerbangan dan ground handling terkait armada pesawat dan jadwal penerbangan.

“Dari delapan maskapai yang melayani tiga rute ini, mayoritas telah kembali melayani operasional penerbangan secara normal,” ucapnya.

Berdasarkan koordinasi dengan maskapai penerbangan, maskapai yang telah kembali melayani operasional penerbangan secara normal sesuai jadwal adalah Garuda Indonesia, Citilink, Lion Air, Batik Air, NAM Air, Indonesia AirAsia dan Pelita Air.

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, resmi membuka kembali layanan penerbangan domestik untuk rute-rute yang sempat ditutup dampak erupsi GAK.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |