Kabar Tak Sedap soal All England 2026

3 hours ago 26

Kabar Tak Sedap soal All England 2026

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

All England 2026 bakal berlangsung 3-8 Maret. Foto Ilustrasi: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - BIRMINGHAM - All England 2026 Super 1000 tak lepas dari masalah terkait Perang Iran.

Gara-gara konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, Israel, dan lain-lain itu, tunggal putri andalan India Pusarla Sindhu terjebak di Dubai, tak bisa terbang ke London.

Sementara itu, ganda campuran papan atas dunia Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran juga mengundurkan diri dari ajang paling bergengsi di BWF World Tour itu. Entah kenapa.

"Pengunduran diri dari unggulan ketiga (Dechapol/Supissara) membuat juara bertahan Guo Xin Wa/Chen Fang Hui yang seharusnya bermain melawan pasangan Thailand tersebut, akan bertanding di babak pertama melawan Wong Tien Ci/Lim Chiew Sien," bunyi ulasan di laman BWF.

Di nomor tunggal putra, Shi Yu Qi (China) akan memulai kampanye mempertahankan gelar dengan meladeni Lakshya Sen (India).

Itu akan menjadi pertemuan keenam mereka, Shi Yu Qi unggul 4-1.

Pada nomor ganda putra, juara bertahan Kim Won Ho/Seo Seung Jae akan menghadapi tantangan berat dari harapan tuan rumah Ben Lane/Sean Vendy. (bwf/jpnn)

Petahana All England
Tunggal Putra: Shi Yu Qi (China)
Tunggal Putri: An Se Young (Korea)
Ganda Putra: Kim Won Ho/Seo Seung Jae (Korea)
Ganda Putri: Nami Matsuyama/Chiharu Shida (Jepang)
Ganda Campuran: Guo Xinwa/Chen Fang Hui (China)

Perang Iran berdampak kepada sejumlah agenda, salah satunya termasuk All England 2026 Super 1000


Redaktur & Reporter : Mufthia Ridwan

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |