jpnn.com - AMBON - Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, Maluku, saat ini memiliki dosen dan tenaga kependidikan berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dalam jumlah lumayan banyak.
Rektor Unpatti Fredy Leiwakabessy menyebutkan komposisi dosen dan tendik berstatus PNS dan PPPK, pada acara acara wisuda 1.340 lulusan Unpatti Ambon, Rabu (28/1).
Pada acara tersebut, Rektor Unpatti mengingatkan para alumnus Perguruan Tinggi Negeri (PTN) itu agar menggunakan ilmu yang dikuasai untuk mengangkat derajat masyarakat melalui peran masing-masing dalam kehidupan di tengah warga.
“Gunakanlah ilmu sebaik-baiknya untuk mengangkat derajat masyarakat. Ciptakan solusi terhadap berbagai permasalahan,” katanya.
Tambahan gelar akademik di setiap alumnus, ujar dia, memiliki konsekuensi etik, moral, integritas, dan profesionalisme ketika mereka berada di tengah-tengah kehidupan masyarakat.
Dia juga mengatakan bahwa pelaksanaan wisuda bentuk kontribusi Unpatti meningkatkan pendidikan di daerah itu.
Selain itu, katanya, keberhasilan para lulusan menjadi bukti bahwa standar mutu akademik Unpatti yang tidak hanya membuat mereka mampu bersaing di level nasional, tetapi juga tingkat global.
“Semua ini sejalan dengan visi kami, yakni Unpatti Unggul, Bersinar Menuju World Class University,” katanya.













































