jpnn.com, MERANGIN - Desa Koto Rawang di Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin, Jambi, terisolasi total akibat musibah tanah longsor yang terjadi pada Kamis (7/5).
Material longsor menutup akses jalan utama di tiga titik berbeda dan merusak satu jembatan penghubung.
"Kita upayakan, alat dari pemerintah kabupaten tidak bisa menembus akses ke sana, jalannya tidak bisa untuk kendaraan pemindah alat berat (trado), kami sedang upayakan cari alat berat di sekitar sana," kata Kepala Dinas PUPR Kabupaten Merangin Risdiansyah di Merangin, Jumat.
Ia memastikan, pemerintah akan berupaya membuka akses jalan menggunakan alat berat milik masyarakat atau perusahaan yang ada di sekitar wilayah Jangkat.
Mengingat jika harus menggunakan alat dari ibu kota kabupaten, hal itu tidak memungkinkan karena jalan menuju wilayah tersebut belum layak, karena jalannya masih bersifat pengerasan. Sehingga kendaraan pengangkut tidak bisa melintas.
"Jalan itu satu satu-satunya akses keluar masuk menuju sana (Koto Rawang), tidak ada jalan lain, nanti jembatan kemungkinan desa membuat jembatan darurat, " singkatnya.
Kepala Pelaksana BPBD Merangin Muhamad Sahiri menyampaikan, terdapat tiga titik longsor yang mengakibatkan akses jalan menuju Desa Koto Rawang itu lumpuh total.
‘’Jadi menurut tim kami, tiga titik longsor tersebut panjangnya sekitar 100 meter, material longsor menutup penuh badan jalan, sehingga jalannya sama sekali tidak bisa dilalui. Kondisi jalan juga berlumpur dan sangat licin," sebut dia.











































