kaltim.jpnn.com, JAKARTA - Pemprov Kaltim menyatakan kesiapan menerapkan manajemen talenta aparatur sipil negara (ASN).
Penegasan itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim Sri Wahyuni saat mewakili Gubernur Rudy Mas'ud menyampaikan ekspose kesiapan manajemen talenta bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN), Kamis (5/2).

Ekspose kesiapan manajemen talenta ASN Kaltim bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN), Kamis (5/2). Foto: Dokumentasi Adpimprovkaltim
Ekspose dibuka Kepala BKN Prof Zudan Arif Fakrulloh didampingi Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Herman dan Deputi Penyelenggaraan Layanan Manajemen ASN Rahman Hadi, serta dihadiri pejabat utama BKN.
“Setelah ekspose ini disampaikan, tentu akan ada SK penetapan dari Kepala BKN dan Pemerintàh Provinsi Kaltim sudah bisa menerapkan Manajemen Talenta,” kata Sekda Sri Wahyuni dikutip dari akun resmi Pemprov Kaltim, Kamis (5/2).
Dalam ekspose, lanjut Sekda Sri, sudah ada simulasi bagaimana pengisian jabatan tinggi pratama yang kosong, bagaimana talent match dan spesifikasi yang menjadi pertimbangan di samping kompetensi yang dimiliki ASN.
“Setelah ekspose ini, kami berharap segera mendapatkan penetapan SK Manajemen Talenta untuk kemudian melakukan pengisian jabatan lewat manajemen talenta. Target kami bulan ini (Februari) kalau sudah dapat SK, segera ini kami terapkan,” harap Sekda Sri.
Satu hal juga yang didapatkan Pemprov Kaltim adalah disparitas data.







































