bali.jpnn.com, JAKARTA - Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi resmi menggandeng Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung (FTMD ITB) untuk meluncurkan inovasi "Pagar Digital".
Proyek ambisius ini dirancang sebagai sistem pengawasan keimigrasian modern berbasis teknologi di wilayah perbatasan Indonesia.
Rencana besar ini dipaparkan langsung oleh Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko seusai menggelar rapat pembahasan bersama perwakilan ITB di Gedung Direktorat Jenderal Imigrasi, Selasa (30/6).
Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko mengungkapkan bahwa ide melahirkan "Pagar Digital" ini justru berawal dari kegelisahannya saat menghadiri sebuah pameran teknologi internasional beberapa bulan lalu.
“Berawal dari keprihatinan dan rasa penasaran saya waktu menghadiri di Eksibisi Pertahanan di Singapura beberapa bulan lalu.
Di situ saya lihat ada berbagai macam teknologi canggih untuk pengamanan perbatasan dan lainnya, tetapi kok ternyata tidak ada buatan anak bangsa.
Padahal SDM kita di dalam negeri punya daya saing yang cukup tinggi untuk menghasilkan kualitas produk yang setara,” ujar Hendarsam Marantoko.
“Dari situlah saya terpikirkan untuk mencoba menggandeng kampus terbaik di indonesia di bidang teknologi, untuk menginisiasi “Pagar Digital”, sistem pengamanan perbatasan dengan menggunakan drone.






































