IJKS 2026 Dorong Industri Ikan Koi Lokal hingga Pererat Hubungan Indonesia–Jepang

2 hours ago 18

IJKS 2026 Dorong Industri Ikan Koi Lokal hingga Pererat Hubungan Indonesia–Jepang

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi budi daya ikan koi. Foto: source for JPNN

jpnn.com - BOGOR - Indonesia Japan Koi Show (IJKS) 2026 digelar sebagai ajang bergengsi yang tidak hanya menampilkan keindahan ikan koi, tetapi juga memperkuat kolaborasi industri ikan hias nasional, serta mempererat hubungan bilateral Indonesia dan Jepang.

Ketua Yayasan Koi Indonesia Sora Lokita menyampaikan IJKS 2026 di Bogor 6-7 Februari itu diikuti peserta dari berbagai wilayah di Indonesia, bahkan juri dan peserta juga datang dari Malaysia, Singapura, China, serta Jepang. Total juri yang terlibat dalam ajang ini mencapai 30 orang.

“Tahun ini IJKS diikuti 1.044 ikan koi dengan 480 pemilik dan 103 handling. Terdapat enam kategori yang dilombakan, yakni Best in Size, Best in Variety, Champion, Grand Champion Indonesia, Male Champion, dan Reguler,” ujar Sora.

Dia menegaskan bahwa pihaknya ingin industri koi terus berkembang dan menjangkau berbagai kalangan, baik masyarakat pedesaan maupun perkotaan.

Menurutnya, industri koi nasional tidak boleh hanya diramaikan oleh ikan impor, melainkan juga harus diperkuat koi lokal Indonesia.

Sora menjelaskan bahwa perbedaan antara koi lokal dan impor pada dasarnya hanya terletak pada tempat kelahirannya.

“Koi lokal lahir di Indonesia, sedangkan koi impor lahir di Jepang atau Tiongkok. Secara kualitas, koi lokal tidak kalah. Penilaian dalam perlombaan pun tetap sama,” katanya.

Dia mengakui, pada masa lalu sempat terjadi praktik persilangan koi dengan ikan mas yang merusak kualitas dan identitas koi lokal.

Industri ikan koi nasional tidak boleh hanya diramaikan oleh ikan impor, melainkan juga harus diperkuat lokal Indonesia.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |