Hari Bhayangkara, Habib Aboe Ungkap Tantangan Besar Polri di Era Transisi Hukum

4 hours ago 23

Hari Bhayangkara, Habib Aboe Ungkap Tantangan Besar Polri di Era Transisi Hukum

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Anggota Komisi III DPR Habib Aboe Bakar Al Habsy bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto: Source for JPNN.com.

jpnn.com - JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Habib Aboe Bakar Al Habsy mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun ke-80 Bhayangkara, sekaligus memberikan catatan strategis terkait arah penegakan hukum di Tanah Air.

Menurut Habib Aboe, peringatan HUT ke-80 Bhayangkara menjadi momentum sakral bagi Polri merefleksikan diri serta memperkuat komitmen sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. Habib Aboe memberikan apresiasi atas segala dedikasi, pengorbanan, serta kerja keras Polri menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama ini.

"Saya mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80 untuk seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia di mana pun bertugas. Delapan dekade bukanlah waktu yang singkat," kata Habib Aboe dalam keterangannya, Rabu (1/7).

Peringatan Hari Bhayangkara tahun ini mengusung tema mengusung tema 80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat. 

Menurut Habib Aboe, tema ini mengandung makna mendalam dan harus menjadi refleksi perjalanan delapan dekade Polri sekaligus penegasan komitmen untuk terus meningkatkan pelayanan, perlindungan, dan penegakan hukum yang berorientasi langsung kepada rakyat. 

"Ini adalah momentum penting untuk penguatan pelayanan publik yang humanis. Masyarakat ingin melihat Polri yang dekat, ramah, dan solutif, bukan yang menakut-nakuti," ungkap Habib Aboe.

Selain menekankan pentingnya pendekatan yang humanis, dia juga mengingatkan tantangan besar yang dihadapi Polri di era transisi hukum saat ini. Legislator dari Daerah Pemilihan I Kalimantan Selatan itu secara khusus menyoroti implementasi regulasi pidana nasional yang baru.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera itu mengingatkan bahwa seluruh jajaran Polri, dari tingkat mabes hingga polsek, harus menguasai dengan baik KUHP dan KUHAP yang baru. Menurut dia, dua aturan baru ini secara substansial lebih mengedepankan perlindungan hak asasi manusia (HAM). Konsekuensinya, dia menambahkan, paradigma penegakan hukum harus berubah secara total, lebih proporsional, serta mengutamakan keadilan yang korektif dan restoratif.

Hari Bhayangkara, Habib Aboe Bakar Al Habsy mengungkap tantangan besar Polri di era transisi hukum saat ini.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |