Foto Profil Dicatut untuk Akun WhatsApp Palsu, Detektif Jubun Beri Peringatan

10 hours ago 22

Foto Profil Dicatut untuk Akun WhatsApp Palsu, Detektif Jubun Beri Peringatan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Detektif Jubun. Foto: dok. pribadi

jpnn.com, JAKARTA - Praktik pencatutan identitas di media sosial dan aplikasi perpesanan kembali menjadi sorotan setelah nama dan foto Detektif Jubun, diduga digunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk membuat akun WhatsApp palsu.

Detektif swasta itu mengaku kerap menerima laporan dari masyarakat terkait nomor telepon yang menggunakan foto profil dirinya tanpa izin. Kasus serupa bukan pertama kali terjadi dan telah berulang dalam beberapa kesempatan.

"Ada orang memakai foto saya untuk membuat akun WhatsApp. Kejadian seperti ini sangat sering terjadi," kata Detektif Jubun dalam keterangannya, Sabtu (6/6).

Detektif Jubun menilai temuan tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkomunikasi dengan pihak yang mengaku sebagai figur publik atau tokoh yang dikenal luas.

Maraknya pencatutan identitas melalui aplikasi pesan instan disebut menjadi salah satu modus yang kerap digunakan pelaku kejahatan digital untuk memperoleh kepercayaan calon korban.

Alasan Pelaku Menggunakan Foto Orang Terkenal

Mengutip pernyataan pakar keamanan digital Jim Geovedi, pelaku umumnya memanfaatkan reputasi dan kepercayaan publik terhadap figur tertentu agar korban tidak menaruh curiga saat diajak berkomunikasi.

Penggunaan foto seseorang tidak otomatis membuktikan bahwa akun tersebut benar-benar milik orang yang bersangkutan. Masyarakat tetap perlu melakukan verifikasi identitas sebelum mempercayai informasi yang diterima.

Menurut pengamatan sejumlah praktisi keamanan siber, ada beberapa kemungkinan tujuan di balik pencatutan foto atau identitas tokoh yang dikenal masyarakat.

Detektif Jubun mengingatkan masyarakat mewaspadai akun WhatsApp palsu yang mencatut foto dirinya.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |