jpnn.com, TOKYO - Besarnya pasar halal Indonesia menjadi perhatian pelaku usaha global.
Jumlah populasi Muslim yang sangat besar, kebutuhan terhadap produk halal di terus meningkat di semua sektor kehidupan.
Potensi besar tersebut menjadi salah satu pembahasan utama LPPOM dalam seminar bertajuk 'Trends in Indonesia Halal Regulatory Framework' di Nishi-Shinjuku, Tokyo, Jepang.
Dalam forum tersebut, LPPOM memaparkan perkembangan regulasi sertifikasi halal Indonesia, implementasi kewajiban sertifikasi halal, serta peluang industri halal yang semakin dinamis.
"Kegiatan ini juga menjadi upaya LPPOM untuk memperkuat edukasi mengenai sistem jaminan produk halal Indonesia di tingkat internasional," kata Commercial and Partnership General Manager LPPOM Cucu Rina Purwaningrum, Sabtu (6/6).
Dia menjelaskan, pemahaman terhadap regulasi halal Indonesia menjadi hal penting bagi perusahaan internasional yang ingin memasarkan produknya di Indonesia.
Menurutnya, kebutuhan konsumen Muslim terhadap produk yang terjamin kehalalannya terus tumbuh seiring meningkatnya kesadaran masyarakat.
“Indonesia merupakan negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Dengan jumlah penduduk Muslim mencapai sekitar 249,8 juta jiwa atau 87,14 persen dari total populasi pada tahun 2025, kebutuhan terhadap produk halal terus meningkat di berbagai sektor,” ujar Cucu.








































