jatim.jpnn.com, SIDOARJO - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memperkuat pengawasan terhadap operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memastikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai standar keamanan pangan.
Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan pengawasan diperlukan untuk memastikan kualitas makanan sekaligus keamanan dan pelayanan kepada penerima manfaat.
“Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program strategis nasional dan kita terus mendukung penuh agar program ini sukses di Sidoarjo,” kata Subandi dalam keterangan yang diterima di Sidoarjo, Selasa (8/9).
Hal itu disampaikan Subandi dalam rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), serta koordinator wilayah SPPG, Selasa (8/9).
Dalam rapat tersebut, Subandi menekankan pentingnya pengawasan di setiap tahapan pelaksanaan MBG.
Pengawasan dilakukan mulai dari penerimaan bahan makanan, proses pengolahan, pengemasan hingga pendistribusian kepada penerima manfaat.
Subandi meminta seluruh SPPG memastikan kelengkapan perizinan sebelum beroperasi. Pengelola SPPG juga diminta meningkatkan pendampingan dan pembekalan agar memahami tugas serta tanggung jawab dalam penyediaan makanan bergizi.
Selain itu, pengelola dilarang menggunakan bahan makanan yang kualitasnya tidak memenuhi standar. Bahan makanan yang dinilai tidak layak harus segera dipisahkan dan tidak boleh digunakan dalam proses pengolahan.













































