Cara Menghindari Fenomena Gaji Cepat Habis di Era Transaksi Digital

3 hours ago 18

Cara Menghindari Fenomena Gaji Cepat Habis di Era Transaksi Digital

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

OVOFinTalk “Bijak di Era Cashless: Membangun Kebiasaan Finansial yang Lebih Cerdas dan Aman di Era Digital”, di Jakarta. Foto: Tim OVO

jpnn.com, JAKARTA - Certified Financial Planner sekaligus Founder Finansialku, Melvin Mumpuni menjelaskan cara mengelola keuangan di tengah era transaksi digital yang serbamudah, agar gaji tidak sekadar 'numpang lewat' alias cepat habis.

Hal tersebut disampaikan dalam sesi OVOFinTalk “Bijak di Era Cashless: Membangun Kebiasaan Finansial yang Lebih Cerdas dan Aman di Era Digital”, di Jakarta, belum lama ini.

Gaya hidup non-tunai kini sudah melekat dalam transaksi harian masyarakat, yang terkadang membuat individu tidak mindful dalam mengelola pengeluaran.

Alih-alih menghidari, Melvin menekankan perlunya mengimbangi gaya hidup transaksi non-tunai dengan kebiasaan finansial yang sehat.

Dia menjelaskan pentingnya rutin mengecek histori transaksi, membatasi budget harian, serta membedakan kebutuhan dan keinginan

Kebiasaan sederhana tersebut dinilai dapat membantu menjaga pengeluaran tetap terkendali meskipun transaksi kini semakin mudah dilakukan.

Salah satu cara sederhana yang dapat digunakan yakni secara berkala melalui fitur riwayat transaksi di dompet digital, seperti OVO.

Melalui cara ini, pengguna dapat melihat kembali ke mana uang digunakan, memahami kategori pengeluaran paling sering muncul, serta mengevaluasi kebiasaan finansial secara lebih objektif.

Certified Financial Planner sekaligus Founder Finansialku menjelaskan cara menghindari fenomena gaji cepat habis di era transaksi digital.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |