jpnn.com - Cahya Supriadi dipastikan tetap berseragam PSIM Yogyakarta untuk menghadapi musim 2026/27.
Keputusan ini diambil sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi sang penjaga gawang sepanjang musim sebelumnya.
Cahya menjadi salah satu pemain paling konsisten dalam skuad Laskar Mataram.
General Manager PSIM Steven Sunny menyebut performa stabil Cahya menjadi alasan utama klub tak ragu mempertahankannya.
Menurutnya, kiper berusia 23 tahun itu juga memiliki potensi besar untuk terus berkembang.
"Pertimbangan utama kami ialah performanya yang stabil sepanjang musim lalu. Meski ada naik turun, secara keseluruhan dia menunjukkan kualitas yang sangat baik untuk kiper seusianya," ucap Steven.
PSIM juga menyoroti perkembangan Cahya yang mulai mendapat perhatian di level tim nasional senior meski belum tampil dalam agenda FIFA Matchday terakhir.
"Dia juga menjadi kebanggaan karena sempat dipanggil ke tim nasional senior."







































