Buka Bersama Santri Tahfiz, Waka MPR: Dari Pesantren Lahir Pemimpin Berilmu

1 day ago 14

 Dari Pesantren Lahir Pemimpin Berilmu

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menghadiri kegiatan buka bersama di Pondok Pesantren Al Muqoddasah, Sabtu (28/2). Foto: dok MPR RI

jpnn.com, PONOROGO - Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menghadiri kegiatan buka bersama di Pondok Pesantren Al Muqoddasah, Sabtu (28/2).

Kegiatan bertajuk Ramadan Religi, Menguatkan Negeri dengan subtema Ilmu, Iman, dan Pengabdian tersebut dihadiri para kiai, pengasuh, ustaz dan ustazah, serta santri tahfiz Al-Qur’an tingkat SD, SMP, dan SMA.

Ibas menegaskan peran strategis pesantren dalam menjaga moral dan persatuan bangsa.

“Pesantren adalah benteng moral bangsa. Pesantren adalah sumber kader pemimpin umat. Pesantren adalah rumah peradaban,” tegas Ibas.
Menurutnya, Ramadan bukan hanya bulan ibadah, tetapi juga bulan tarbiyah, muhasabah, dan penguatan jiwa. Nilai-nilai tersebut, kata Ibas, menjadi fondasi penting dalam membangun generasi berkarakter.

Mengutip pesan Hasyim Asy’ari, Ibas menyampaikan bahwa agama dan nasionalisme tidak dapat dipisahkan. “Cinta tanah air bagian dari iman. Menjaga NKRI bagian dari pengabdian,” ujarnya.

Ibas menyampaikan bahwa saat ini terdapat lebih dari 39 ribu pesantren di Indonesia dengan jutaan santri.

Menurutnya, jumlah tersebut merupakan kekuatan besar dalam membangun karakter serta masa depan bangsa.

Namun demikian, ia mengingatkan berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, mulai dari disrupsi digital, arus informasi tanpa filter, hingga ancaman radikalisme dan intoleransi.

Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menghadiri kegiatan buka bersama di Pondok Pesantren Al Muqoddasah, Sabtu (28/2).

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |