Begini Alasan Purbaya Tarik Duit Rp 75 Triliun dari Perbankan

4 hours ago 15

Begini Alasan Purbaya Tarik Duit Rp 75 Triliun dari Perbankan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Foto: dokumentasi Biro Pers Istana

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan, penarikan dana senilai Rp 75 triliun dari sistem perbankan bakal digunakan untuk belanja kementerian dan lembaga (K/L).

Purbaya menjamin penarikan duit dari perbankan itu tidak akan mengganggu jalannya sistem perekonomian.

“Itu buat belanja rutin kementerian/lembaga. Saya tarik, seperti ditarik dari sistem, tapi langsung dibelanjakan lagi. Jadi, langsung masuk ke sistem perekonomian, tidak mengganggu uang beredar di sistem perekonomian,” kata Purbaya dikutip Sabtu (3/1).

Justru, kata dia, penarikan dana tersebut bakal mendongkrak efek berganda (multiplier effect) pada sistem ekonomi.

Sebab, pemerintah pusat dan daerah bakal membelanjakan peralihan uang itu sehingga makin mendorong aktivitas ekonomi.

“Malah harusnya lebih bagus, karena ada dampak multiplier dari belanja pemerintah, pusat maupun daerah. Jadi itu nggak apa-apa, tapi yang Rp201 triliun masih saya taruh di perbankan,” ujarnya.

Pada akhir tahun kemarin (31/12), Purbaya menyampaikan bahwa pemerintah telah menarik dana sebesar Rp 75 triliun dari total Rp 276 triliun yang sebelumnya ditempatkan di sistem perbankan.

Pemerintah sebelumnya menempatkan dana Rp 276 triliun yang berasal dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) ke lima Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan satu bank pembangunan daerah (BPD).

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menjamin penarikan duit dari perbankan itu tidak akan mengganggu jalannya sistem perekonomian.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |