Bea Cukai Ternate Tindak 13 Ribu Batang Rokok Ilegal di Tidore Kepulauan

5 days ago 24

Bea Cukai Ternate Tindak 13 Ribu Batang Rokok Ilegal di Tidore Kepulauan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Bea Cukai Ternate mengamankan 13.720 batang rokok ilegal dalam operasi pasar yang digelar di wilayah Kota Tidore Kepulauan pada 25–29 Mei 2026. ilustrasi. Foto: Dokumentasi Bea Cukai

jpnn.com, TIDORE - Bea Cukai Ternate mengamankan 13.720 batang rokok ilegal dalam operasi pasar yang digelar di wilayah Kota Tidore Kepulauan pada 25–29 Mei 2026

Dalam operasi yang menyasar sejumlah distributor dan penjualan eceran tersebut, petugas menemukan berbagai merek rokok ilegal yang beredar tanpa memenuhi ketentuan di bidang cukai.

Dari hasil penindakan, nilai barang yang diamankan mencapai Rp18,9 juta dengan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp10,23 juta.

Seluruh barang hasil penindakan telah diamankan guna dilakukan penelitian dan pendalaman lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Ternate, Ary Patria Sanjaya mengatakan operasi ini merupakan langkah preventif dan represif yang secara rutin dilaksanakan pihaknya untuk menekan peredaran rokok ilegal di wilayah Maluku Utara.

“Peredaran rokok ilegal tidak hanya merugikan negara dari sisi penerimaan cukai, tetapi juga mengganggu iklim usaha yang sehat. Melalui operasi pasar ini, Kami berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan dan penindakan terhadap peredaran rokok ilegal di Maluku Utara,” ujar Ary.

Dia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pemberantasan rokok ilegal dengan melaporkan setiap indikasi pelanggaran di bidang cukai kepada pihak berwenang.

Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan efektivitas pengawasan di lapangan. (jpnn)


Bea Cukai Ternate mengamankan 13.720 batang rokok ilegal dalam operasi pasar yang digelar di wilayah Kota Tidore Kepulauan pada 25–29 Mei 2026


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Dedi Sofian, JPNN.com

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |