bali.jpnn.com, DENPASAR - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Bali bergerak cepat menjaring investasi asing.
Lewat gelaran Bali Jagadhita 2026, bank sentral mempertemukan 21 pemilik proyek investasi di Bali dan Nusa Tenggara dengan enam duta besar negara sahabat serta 35 investor potensial.
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur menjadi salah satu menu investasi utama yang disodorkan.
Para dubes dari Armenia, Oman, Pakistan, Bulgaria, Rumania, dan Bahrain diajak melihat langsung ekosistem layanan kesehatan berstandar internasional yang kini tengah dikembangkan di Sanur.
Kepala Perwakilan BI Bali Achris Sarwani menegaskan bahwa ajang tahunan ini memegang misi penting untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah.
"Kami mengusung pilar perdagangan, pariwisata, investasi, serta memperluas akses pasar UMKM," kata Achris Sarwani dilansir dari Antara.
Melalui kolaborasi ini, proyek-proyek strategis di Bali dan Nusra diharapkan dapat segera merealisasikan komitmen investasi dari para mitra global.
Promosi investasi tersebut menjadi bagian penting dalam ajang terintegrasi tahunan tersebut selain pilar perdagangan yang memperluas potensi bisnis dan usaha khususnya UMKM berorientasi ekspor.




































