jpnn.com, TEL AVIV - Militer Israel (IDF) tidak menunggu lama untuk melancarkan balas dendam atas serangan roket yang dilancarkan Hizbullah dini hari tadi.
Pada Senin (2/3) sore, IDF mengkonfirmasi bahwa kepala intelijen Hizbullah, Hussein Maklad, telah terbunuh dalam sebuah serangan presisi di Beirut.
Sebelum melancarkan serangan balasan, Angkatan Udara Israel mencegat sebuah proyektil yang melintasi wilayah Israel dari Lebanon.
Beberapa proyektil jatuh di area terbuka, dan tidak ada laporan cedera atau kerusakan, kata IDF.
Serangan ini menandai aksi pertama Hizbullah terhadap wilayah utara Israel sejak 2024 lalu.
Menurut IDF, Hizbullah melancarkan serangan tersebut atas nama rezim Iran.
“Organisasi teroris Hizbullah membawa kehancuran bagi Negara Lebanon, dan IDF akan menanggapi tindakan tersebut dengan tegas,” kata IDF.
Militer juga mencatat bahwa pasukan telah disiapkan untuk menghadapi serangan Hizbullah dan potensi skenario semua lini.












































