jpnn.com, JAKARTA - Putusan pengadilan terhadap mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim mendapat perhatian luas dari publik.
Sejumlah aktivis, kreator konten, dan tokoh muda menyatakan keprihatinannya. Banyak yang menilai bahwa vonis tersebut dapat berdampak pada semangat inovasi generasi muda serta pandangan publik terhadap kepastian hukum di Indonesia.
Aktivis sekaligus Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Delpedro Marhaen yang hadir langsung memberikan dukungan ke persidangan putusan Nadiem, Selasa (30/6), menyampaikan rasa kecewanya atas vonis tersebut.
Delpedro secara khusus menyoroti dampak putusan ini terhadap mentalitas generasi muda yang ingin berkontribusi bagi negara. Anak muda, yang identik dengan riset dan kebaruan, kini dihadapkan pada dilema.
"Putusan ini menjadi ketakutan bagi sejumlah orang, terutama anak muda, yang harus lebih berhati-hati. Sebab jika dinilai salah langkah dalam memutuskan kebijakan, ancamannya bisa berupa pidana yang berat," ungkap Delpedro.
Ia menambahkan bahwa situasi ini dapat membuat anak muda berpikir dua kali untuk mengambil peran strategis di pemerintahan.
"Itulah tantangan anak muda hari ini. Di tengah situasi yang kurang baik, mereka ingin mencoba berkontribusi tapi khawatir malah berujung pada masalah hukum," katanya.
Pandangan senada juga disampaikan oleh para pemengaruh (influencer) yang mengikuti jalannya persidangan. Ramond Dony Adam yang akrab dipanggil DJ Donny menyuarakan pandangannya terkait proses peradilan.









































