jpnn.com - BANDUNG - Tukang Latih Persib Bandung Bojan Hodak mengungkap pasukannya hancur lebur; kalah dan tidak bisa mencetak gol pada leg pertama 16 Besar AFC Champions League Two di Stadion Ratchaburi, Rabu (11/2) malam WIB.
Persib kalah 0-3. Gol yang bersarang ke gawang Teja Paku Alam dicetak Pedro 'Tana' Placeres pada menit ke-5 dan ke-84, serta Gabriel Mutombo Kupa menit ke-53.
Hodak menerima kekalahan tersebut dan mengungkap sejumlah alasan teknis dan nonteknis, yakni:
- Persib tidak maksimal sejak awal pertandingan.
- Gol cepat Ratchaburi FC menjadi catatan khusus untuk Persib.
"Kami tidak memulai laga dengan baik dan sudah kebobolan dalam sepuluh menit pertama," kata Hodak.
Meski sempat mencoba bangkit dan menciptakan beberapa peluang emas, termasuk bola yang membentur tiang gawang, Persib gagal mencetak gol balasan.
- Persib kehilangan kendali di lini tengah, khususnya di babak kedua.
- Persib sering gagal memenangi bola kedua (second ball).
- Persib kurang waspada terhadap serangan balik cepat lawan.
Tak cuma gara-gara urusan teknis, Persib pun menurut Hodak kalah lantaran perkara nonteknis, yakni:
- Faktor cuaca, panas, menguras energi para pemain Persib.
"Sekarang kami perlu fokus selama tujuh hari ke depan untuk pertandingan berikutnya di Bandung. Saya berharap stadion akan tetap penuh seperti biasanya, dan pastinya performa kami harus lebih baik," katanya. (pci/jpnn)










































