5 Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda, Pemilik Kapal Angkat Suara

4 hours ago 18

5 Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda, Pemilik Kapal Angkat Suara

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Personel Basarnas Banten menuliskan data penumpang kapal yang hilang kontak di Posko SAR Nasional, Pandeglang, Banten, Selasa (8/9/2026). Basarnas menggelar operasi pencarian sebuah kapal cepat yang membawa rombongan jurnalis termasuk pewarta foto LKBN Antara yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. ANTARA FOTO/Putra M. Akbar

jpnn.com, JAKARTA - Rombongan jurnalis untuk meliput erupsi Gunung Anak Krakatau hilang kontak di Perairan Selat Sunda.

Pemilik kapal Sandi Wiasa memastikan kapal dalam kondisi layak berlayar dan dilengkapi dokumen serta jaket pelampung saat bertolak dari Dermaga Pegedongan, Carita, Banten, Senin (7/9).

“Kapal yang dipergunakan adalah kapal saya, itu berangkat kemarin sekitar jam 14.00 WIB lebih dari Dermaga Pegedongan,” kata Sandi dalam keterangan visual dipantau di Jakarta, Selasa (8/9) malam.

Sandi mengatakan kondisi perairan ketika kapal berangkat tergolong normal dan kapal membawa delapan orang, sesuai dengan kapasitas kapal.

“Masih layak. Kapal layak untuk jalan,” ujar dia.

Dia juga memastikan kapal memiliki dokumen perizinan serta jaket pelampung.

“Untuk kelengkapan, untuk perizinan kami ada, surat-surat kapal kami ada, terus life jacket ada, pak,” kata Sandi.

Menurut Sandi, informasi mengenai kapal yang tidak dapat dihubungi pertama kali diterimanya dari Kapolsek Carita sekitar pukul 13.00 WIB. Ia mengatakan tidak menerima informasi tersebut langsung dari nakhoda kapal.

Rombongan jurnalis yang meliput erupsi Gunung Anak Krakatau hilang kontak di Perairan Selat Sunda.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |