jpnn.com, JAKARTA - Rombongan jurnalis untuk meliput erupsi Gunung Anak Krakatau hilang kontak di Perairan Selat Sunda.
Pemilik kapal Sandi Wiasa memastikan kapal dalam kondisi layak berlayar dan dilengkapi dokumen serta jaket pelampung saat bertolak dari Dermaga Pegedongan, Carita, Banten, Senin (7/9).
“Kapal yang dipergunakan adalah kapal saya, itu berangkat kemarin sekitar jam 14.00 WIB lebih dari Dermaga Pegedongan,” kata Sandi dalam keterangan visual dipantau di Jakarta, Selasa (8/9) malam.
Sandi mengatakan kondisi perairan ketika kapal berangkat tergolong normal dan kapal membawa delapan orang, sesuai dengan kapasitas kapal.
“Masih layak. Kapal layak untuk jalan,” ujar dia.
Dia juga memastikan kapal memiliki dokumen perizinan serta jaket pelampung.
“Untuk kelengkapan, untuk perizinan kami ada, surat-surat kapal kami ada, terus life jacket ada, pak,” kata Sandi.
Menurut Sandi, informasi mengenai kapal yang tidak dapat dihubungi pertama kali diterimanya dari Kapolsek Carita sekitar pukul 13.00 WIB. Ia mengatakan tidak menerima informasi tersebut langsung dari nakhoda kapal.






.jpeg)








































