4 Perjalanan KA di Daop 7 Madiun Dibatalkan Imbas Insiden Bekasi Timur

9 hours ago 16

Rabu, 29 April 2026 – 20:22 WIB

4 Perjalanan KA di Daop 7 Madiun Dibatalkan Imbas Insiden Bekasi Timur - JPNN.com Jatim

Sejumlah calon penumpang beraktivitas di Stasiun Madiun, Jawa Timur. Dampak insiden operasional yang terjadi di Stasiun Bekasi, KAI Daop 7 Madiun batalkan empat perjalanan KA pada Rabu (29/4/2026). ANTARA/HO-Humas Daop 7 Madiun

jatim.jpnn.com, MADIUN - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun membatalkan sejumlah perjalanan kereta api dampak insiden operasional di Stasiun Bekasi Timur.

Manager Humas PT Kereta Api Indonesia Daop 7 Madiun Tohari mengatakan, pembatalan dilakukan untuk mempercepat normalisasi perjalanan kereta api.

"Pembatalan perjalanan ini merupakan langkah yang harus diambil untuk menjaga keselamatan serta mempercepat pemulihan operasional perjalanan kereta api secara menyeluruh," ujar Tohari, Rabu (29/4).

Dia menjelaskan keterlambatan perjalanan kereta api yang cukup tinggi akibat proses evakuasi rangkaian KRL di wilayah Bekasi Timur menjadi pertimbangan utama.

Adapun empat perjalanan KA dari wilayah Daop 7 Madiun yang dibatalkan pada Rabu (29/4) yakni KA 151 Berantas relasi Blitar–Pasar Senen dan KA 161 Bangunkarta relasi Jombang–Pasar Senen.

Selain itu, dua KA lintas yang turut dibatalkan adalah KA 251 Jayakarta relasi Surabaya Gubeng–Pasar Senen dan KA 245B Majapahit relasi Malang–Pasar Senen.

Pembatalan juga berlaku untuk perjalanan sebaliknya dari arah Jakarta, yaitu KA 152 Berantas (Pasar Senen–Blitar), KA 162 Bangunkarta (Pasar Senen–Jombang), KA 252B Jayakarta (Pasar Senen–Surabaya Gubeng), serta KA 246B Majapahit (Pasar Senen–Malang).

Sebelumnya, KAI Daop 7 Madiun juga telah membatalkan KA 143B Madiun Jaya relasi Madiun–Pasar Senen dan KA 149 Singasari relasi Blitar–Pasar Senen.

Insiden Bekasi Timur berdampak luas. KAI membatalkan sejumlah perjalanan dan menyiapkan refund 100 persen.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |