jpnn.com, JAKARTA - BANYAK orang suka mengonsumsi matcha. Bubuk berwarna hijau ini bisa diolah dalam berbagai hidangan.
Dari es latte, teh yang menenangkan, dan smoothie yang menyegarkan hingga es krim, cokelat, dan hidangan kuliner lainnya, matcha, makanan super teh hijau bubuk ini sedang naik daun.
Warna hijaunya yang cerah, rasanya yang khas, dan sederet manfaat kesehatannya terus menarik minat konsumen, yang dengan senang hati bereksperimen dengan bahan serbaguna ini.
Matcha adalah sejenis teh hijau bubuk yang terbuat dari daun tanaman Camellia sinensis.
Tidak seperti teh hijau tradisional, di mana daunnya diseduh lalu dibuang, matcha dikonsumsi dengan mengonsumsi seluruh daun, digiling menjadi bubuk halus.
Bubuk ini kemudian digunakan untuk membuat teh matcha, latte, atau smoothie.
Proses ini memungkinkan peminum untuk menyerap konsentrasi nutrisi dan antioksidan yang lebih tinggi, terutama katekin, yang diyakini bisa meningkatkan kesehatan.
Kandungan serat dalam matcha bisa membantu pencernaan dan mendukung kesehatan usus, yang pada akhirnya meningkatkan kesehatan secara keseluruhan, sebagaimana dilaporkan dalam Journal of Nutrition.







































