jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan pendidikan inklusif melalui peningkatan keterampilan guru.
Langkah itu dilakukan untuk mewujudkan layanan pendidikan berkualitas bagi semua.
"Untuk mewujudkan layanan pendidikan yang berkualitas bagi setiap warga negara, upaya peningkatan jumlah guru yang mampu mendidik anak berkebutuhan khusus harus segera direalisasikan," kata Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/3).
Data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada September 2025 mencatat 363.921 murid penyandang disabilitas di seluruh Indonesia.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 199.375 murid belajar di 60.910 satuan pendidikan penyelenggara pendidikan inklusif (SPPI).
Namun, ironisnya hanya sekitar 15% dari total satuan pendidikan tersebut yang memiliki guru pembimbing khusus (GPK).
Kondisi tersebut dinilai menghambat terciptanya layanan pendidikan yang setara bagi semua warga negara.
Lestari yang akrab disapa Rerie menegaskan bahwa konsistensi pemerintah dalam menambah jumlah GPK sangat dibutuhkan.










































