jatim.jpnn.com, SURABAYA - Fakultas Ilmu Sosial, Budaya, dan Politik (FISBP) Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur memperluas jejaring internasional dalam pengembangan Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA).
Penguatan jejaring tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan Universiti Malaya, Malaysia, dan Sarasas Suvarnabhumi Institute of Technology (SSVIT), Thailand.
Kolaborasi itu dikembangkan melalui kegiatan International Academic Collaboration di Faculty of Education, Universiti Malaya.
Pertemuan tersebut membuka peluang kerja sama di bidang penelitian, pendidikan, publikasi internasional, pengabdian kepada masyarakat, mobilitas akademik, hingga pengembangan BIPA sebagai instrumen diplomasi bahasa dan budaya Indonesia di kawasan Asia Tenggara.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Penelitian Fundamental Reguler yang didanai Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada 2026.
Penelitian yang dipimpin Dewi Puspa Arum, S.Pd., M.Pd. itu mengangkat tema Arsitektur Konseptual Ekosistem Jejaring Kemitraan BIPA ASEAN untuk Diplomasi Bahasa dan Budaya Indonesia.
Dewi mengatakan penelitian tersebut tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan publikasi dan model konseptual, tetapi juga membangun kemitraan nyata antarlembaga pendidikan di kawasan ASEAN.
"Penelitian ini kami tempatkan sebagai pintu masuk untuk mempertemukan perguruan tinggi di ASEAN dalam satu ekosistem kolaborasi. BIPA tidak hanya berkaitan dengan pembelajaran bahasa, tetapi juga dapat menjadi sarana diplomasi budaya dan penguatan hubungan antarmasyarakat di kawasan," kata Dewi.








































