jpnn.com - JAKARTA - Pelatih Indonesia All Stars Kurniawan Dwi Yulianto puas dengan permainan timnya menghadapi Aston Villa di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (1/8).
Dia menyebut bahwa permainan tim asuhannya ketika menghadapi juara Liga Europa itu sesuai harapan.
Kurniawan menilai anak-anak asuhnya tampil lepas dan percaya diri sehingga mampu memberikan perlawanan, meski pada akhirnya tetap menelan kekalahan dengan skor 1-3.
“Sesuai dengan apa yang kita rencanakan dari awal, bahwa attitude para pemain sungguh luar biasa, mereka tidak under pressure, kemudian percaya diri. Itu yang paling penting, sehingga ini bagus untuk bekal mereka. Mereka bermain dengan tim, tetapi berani menunjukkan kualitasnya,” kata Kurniawan ketika menemui awak media setelah pertandingan di SUGBK, Sabtu (1/8).
Mantan pelatih Timnas U-17 Indonesia itu mengapresiasi permainan timnya, baik saat menyerang atau bertahan. Kendati masa persiapan sangat singkat, Kurniawan menilai pemain mampu menerjemahkan keinginannya.
Termasuk saat timnya berhasil membatasi pergerakan Alejandro Garnacho, pemain pinjaman dari Chelsea yang pernah bermain untuk Manchester United.
“Karena memang kami cuma latihan sehari, persiapannya juga hanya secara garis besar. Kami mau bermain as a team, gitu aja. Jadi, ketika Garnacho pegang bola, kami harus ada yang cover nyerang ya saling nutup,” ucap Kurniawan.
Tiga gol Aston Villa pada malam itu dicetak Emiliano Buendia, Ross Barkley, dan Brian Madjo, sementara satu gol balasan Indonesia dilesatkan oleh Arkhan Kaka.











































