jpnn.com - MOSKOW - Iran kembali mengecam tindakan Amerika Serikat. Laporan Press TV pada Sabtu (1/8), menyebut Iran mengecam keras AS yang menggunakan isu pelayaran di Selat Hormuz sebagai alasan membenarkan aksi militer dan tekanan terhadap Teheran.
Adapun Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan bahwa Teheran akan menggunakan segala cara yang diperlukan untuk melindungi hak, kepentingan dan keamanan nasionalnya.
Pernyataan tersebut disampaikan sehari setelah CBS News melaporkan bahwa AS dan Israel tengah mempersiapkan serangan besar-besaran terhadap infrastruktur energi Iran yang dapat dilancarkan pada akhir pekan ini.
Menurut laporan itu, Iran juga menegaskan komitmennya mempertahankan hubungan baik dengan negara-negara tetangga di Timur Tengah, meskipun ketegangan dengan AS terus meningkat.
Pada 18 Juni, Iran dan AS menandatangani nota kesepahaman yang bertujuan mengakhiri konflik yang meletus pada 28 Februari.
Namun, sejak 8 Juli, pasukan AS telah melancarkan beberapa gelombang serangan terhadap Iran.
Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan operasi tersebut merupakan tanggapan atas tindakan Iran terhadap kapal-kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz.
Iran kemudian membalas dengan melancarkan serangan terhadap pangkalan militer AS di Timur Tengah.











































