jpnn.com, SEMARANG - Seorang kondektur bus antarkota antarprovinsi (AKAP) jurusan Magetan-Cileungsi kedapatan menjadi kurir sabu di Kota Semarang, Jawa Tengah.
Pria berinisial DM (38) warga Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang ini diamankan polisi di Gerbang Tol (GT) Banyumanik, Kota Semarang pada Kamis (30/7) sekitar pukul 22.30 WIB.
Direktur Reserse Narkoba Polda Jateng Kombes Yos Guntur menjelaskan pengungkapan itu merupakan tindak lanjut atas informasi masyarakat mengenai adanya seseorang yang diduga membawa narkotika menggunakan transportasi umum.
“Saat dilakukan penggeledahan terhadap barang bawaan tersangka, petugas menemukan satu paket narkotika jenis sabu seberat kurang lebih 3,77 gram yang disembunyikan di dalam botol permen yang berada di dalam tas ransel hitam miliknya,” kata Kombes Yos, Minggu (2/8).
Selain itu, polisi juga mengamankan timbangan digital, plastik klip kosong, pipet kaca, alat hisap sabu, gunting, korek api, serta satu gawai.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, DM mengaku memperoleh sabu tersebut dari seseorang berinisial A yang saat ini masih dalam penyelidikan.
Kombes Yos menyebut barang haram itu diterima di kawasan SPBU Nganjuk, Jawa Timur dengan jumlah awal sekitar 15 gram untuk kemudian diedarkan kembali di wilayah Jawa Tengah.
"Keterangan tersebut sedang kami dalami guna mengungkap pemasok dan jaringan yang berada di atasnya. Kami berkomitmen untuk menelusuri setiap mata rantai peredaran narkotika hingga ke pelaku utama,” kata Kombes Yos.











































