jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Pelaku usaha mikro, kecil. dan menengah (UMKM) di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mendapat pelatihan khusus untuk memperluas pasar melalui platform digital.
Sebanyak 30 pelaku UMKM dari berbagai sektor mengikuti pelatihan bisnis digital dan klinik pendampingan yang digelar Kelompok Keahlian (KK) Entrepreneurship and Technology Management (ETM) SBM ITB bersama Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas (FEB UNPAD).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Camat Tanjung pada Sabtu (1/8/2026) itu tidak sekadar memberikan pemahaman mengenai e-commerce. Para peserta juga diajak langsung mempraktikkan cara memasarkan produk secara daring menggunakan telepon genggam.
Program tersebut digelar setelah sebelumnya teridentifikasi adanya kebutuhan pendampingan bagi pelaku UMKM setempat, terutama untuk memperluas wawasan dan kemampuan memanfaatkan platform digital.
Ketua pengabdian masyarakat SBM ITB Evy Rachmawati Chaldun mengatakan digitalisasi menjadi salah satu peluang bagi UMKM untuk keluar dari keterbatasan pasar lokal.
Dalam pelatihan itu, Prof. Wawan Dhewanto, Ph.D., menjelaskan pemanfaatan platform seperti Tokopedia dan Shopee untuk memasarkan produk sekaligus membangun basis pelanggan yang lebih luas.
Materi kemudian dilanjutkan Fajri Muharja dari FEB UNAND yang menguraikan strategi membawa produk lokal ke pasar yang lebih jauh melalui digitalisasi.
Tidak berhenti pada teori, peserta juga diajak memetakan kebiasaan mereka dalam berjualan.







.jpeg)





























