Tragedi Bekasi Timur dan Tanggung Jawab yang Tak Boleh Ditunda

10 hours ago 14

Oleh: Maksimus Ramses Lalongkoe, S.I.Kom., M.I.Kom - Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Perkumulan Alumni Margasiswa Republik Indonesia (DPP PATRIA) PMKRI

Tragedi Bekasi Timur dan Tanggung Jawab yang Tak Boleh Ditunda

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Perkumulan Alumni Margasiswa Republik Indonesia (DPP PATRIA) PMKRI Maksimus Ramses Lalongkoe, S.I.Kom., M.I.Kom. Foto: Source for JPNN.com

jpnn.com - Peristiwa kecelakaan beruntun di Bekasi Timur yang melibatkan KRL dan kereta jarak jauh, bukan sekadar kecelakaan transportasi, tetapi sebuah bencana kemanusiaan dan merupakan cermin buram dari tata kelola keselamatan publik yang masih rapuh.

Lebih menyedihkan lagi, tragedi ini merenggut nyawa manusia di dalam transportasi publik. Sesuatu yang dalam perspektif iman dan kemanusiaan tidak pernah bisa ditoleransi sebagai “risiko biasa”.

Kita perlu jujur, kecelakaan ini bukan peristiwa tunggal, melainkan rangkaian kegagalan. Dari keberadaan perlintasan yang tidak aman, lemahnya pengawasan, hingga sistem pengendalian yang gagal mencegah tabrakan lanjutan.

Dalam sistem transportasi modern, satu kesalahan seharusnya tidak berujung pada bencana berantai.

Jika itu terjadi, maka yang bermasalah bukan hanya individu, tetapi sistem itu sendiri.

Dalam kerangka etika sosial, keselamatan publik adalah kewajiban moral negara dan penyelenggara layanan.

Tidak ada ruang untuk kompromi. Setiap kebijakan, setiap prosedur, setiap kelalaian, pada akhirnya berhubungan langsung dengan nyawa manusia.

Ketika nyawa hilang akibat sistem yang lalai, maka yang terjadi bukan sekadar kecelakaan, melainkan kegagalan tanggung jawab.

Peristiwa kecelakaan beruntun di Bekasi Timur yang melibatkan KRL dan kereta jarak jauh, bukan sekadar kecelakaan transportasi.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |