jpnn.com - JAKARTA - Presiden Partai Buruh Said Iqbal mengatakan parpolnya menolak wacana pilkada melalui DPRD. Dia menegaskan Partai Buruh tetap menginginkan model pilkada secara langsung.
Menurut Said, pemilihan langsung memberi ruang rakyat menentukan calon pemimpin yang mereka kehendaki.
“Pemilihan langsung mencerminkan kedaulatan rakyat. Rakyat bisa melihat track record calon kepala daerah sebelum menentukan pilihan,” kata dia seperti dikutip Minggu (4/1).
Said melanjutkan pilkada melalui DPRD sebenarnya tidak menyelesaikan masalah penggunaan politik uang dalam kontestasi.
"Kalau dipilih lewat DPRD, potensi money politic akan terjadi secara lebih brutal," katanya.
Said juga merasa pilkada melalui DPRD juga tak menyelesaikan masalah biaya politik yang mahal dalam kontestasi.
Dia mengatakan Partai Buruh mengusulkan pengaturan baru dalam Undang-Undang Pemilu, khususnya terkait transparansi hasil suara demi menekan biaya politik.
Said menyebutkan Partai Buruh mengusulkan supaya setelah penghitungan suara di TPS, daftar suara, tabulasi, dan rekapitulasi disampaikan kepada seluruh partai politik peserta pemilu.















































