Tampil Beda, Tanah Air Project Menebarkan Nilai Kebhinekaan di Gifest 2026

5 hours ago 19

Tampil Beda, Tanah Air Project Menebarkan Nilai Kebhinekaan di Gifest 2026

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Tanah Air Project tampil dalam Gifest 2026, festival musik gospel terbesar di Asia Tenggara yang digelar di ICE BSD pada 16-18 Januari 2026. Foto: Dok. TAP

jpnn.com, JAKARTA - Tanah Air Project tampil bergelora dan mengesankan dalam rangkaian Gifest 2026, sebuah festival musik gospel terbesar di Asia Tenggara yang digelar di ICE BSD mulai dari 16-18 Januari 2026.

Band rock sinematik asal Jakarta yang selama ini dikenal dengan karya-karya nasionalis yang didasari oleh cerita Nusantara dan pesan kebangsaan itu didapuk menjadi performer terakhir.

Meski bukan band rohani, justru penampilan energik dan agak 'out of the box', menjadikan Tanah Air Project sebagai satu-satunya performer yang memperlihatkan nilai kebhinekaan, serta menampilkan pesan toleransi dengan sangat kuat.

Tanah Air Project memainkan Pancasila Rumah Kita karya Franky Sahilatua yang medley dengan selawat dan ditutup dengan lagu nasional Bagimu Negeri, menunjukkan keragaman dan perbedaan adalah sebuah hal yang sangat dijunjung tinggi di negeri ini.

Band yang dimotori oleh Ezekiel Rangga, seorang seniman pertunjukkan berpengalaman yang seringkali menjadi tokoh di balik layar dari sebuah pertunjukkan itu membuka pertunjukkan dengan alunan instrumental Satu Nusa Satu Bangsa yang dilanjutkan dengan lagu Indonesia Pusaka.

Setelah itu, tiga single hit Tanah Air Project, yang dipublikasikan oleh Aquarius Pustaka Musik, yaitu Negeri Pemenang, Kandang Kita dan Anak Indonesia juga turut berkumandang. Medley lagu-lagu Sekolah Minggu Gereja serta ditutup dengan lagu Pancasila Rumah Kita makin menambah semarak suasana.

"Kami menganggap bahwa pesan tentang persatuan dan kesatuan adalah milik bersama bagi seluruh warga bangsa, dan semangat menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan dan kebhinekaan pun milik semua warga bangsa tanpa memandang agama," ungkap Ezekiel Rangga.

Penampilan Tanah Air Project yang sudah terlalu malam masih bisa dinikmati oleh sejumlah hadirin. Pasalnya, Gifest 2026 bukan hanya sekadar festival musik, tetapi juga sebuah perayaan iman, kreativitas, dan kolaborasi lintas komunitas.

Tanah Air Project tampil bergelora dan mengesankan dalam rangkaian Gifest 2026, sebuah festival musik gospel terbesar di Asia Tenggara yang digelar di...

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |