jpnn.com, JAKARTA - Aktor Teuku Rifnu Wikana mengungkap pengalaman menjalani syuting film Memburu Pemangsa yang disebutnya sebagai yang terberat sepanjang kariernya.
Dalam film itu, dia berperan sebagai sosok predator yang menjadi pemangsa anak-anak. Peran itu membuatnya harus mendalami karakter dengan sisi dan tindakan yang bertolak belakang dengan dirinya sebagai seorang aktor.
Demi mendalami karakter tersebut, Teuku Rifnu Wikana berusaha memahami motivasi besar di balik setiap tindakan tokoh yang diperankannya.
Dia tidak hanya melihat karakter dari sudut pandangnya sebagai aktor, tetapi juga berusaha menemukan alasan yang membuat tokoh tersebut melakukan berbagai hal.
“Jadi, saya tetap harus membawa kebenaran saya sendiri sebagai karakter dan sebagai Rifnu yang memang setiap hari saya pulang, saya nangis, saya goblok-goblokin diri sendiri. Apa ya kok gini amat hidup ya gitu. Berat banget, berat banget,” kata Teuku Rifnu Wikana saat konferensi pers di kawasan Rasuna Said, Senin (21/9).
Proses tersebut rupanya memberikan tekanan tersendiri bagi aktor berusia 46 tahun itu.
Setelah menjalani syuting, Teuku Rifnu Wikana mengaku masih membawa beban emosional dari karakter yang diperankannya hingga harus menghadapi dirinya sendiri ketika sudah berada di rumah.
Selain tantangan secara emosional, proses produksi Memburu Pemangsa juga menguras fisiknya.
















































