jpnn.com, JAKARTA - Rencana penambahan pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Jakarta menjadi dua kali dalam sepekan perlu kajian menyeluruh.
DPRD DKI Jakarta mendukung langkah Gubernur Pramono Anung yang tidak terburu-buru mengambil keputusan atas usulan tersebut.
Sekretaris Komisi A DPRD DKI Mujiyono mengatakan penambahan hari CFD harus mempertimbangkan dampak terhadap berbagai aspek kehidupan warga.
“Kami mendukung sikap Gubernur Pramono Anung untuk mengkaji usulan CFD dua kali sepekan. Penambahan hari CFD harus didukung kajian komprehensif,” kata Mujiyono dalam keterangannya yang diterima JPNN.com, Selasa (22/9).
Menurut Mujiyono, kebijakan tersebut butuh kajian agar tak sekadar menambah frekuensi CFD, melainkan manfaat bagi masyarakat.
Mujiyono menilai Sabtu dan Minggu dapat menjadi pilihan karena hari libur.
Pelaksanaan CFD pada kedua hari tersebut juga berpotensi memperluas akses masyarakat terhadap ruang publik untuk berolahraga dan beraktivitas.
“Kami berharap Jakarta bisa menjadi contoh bagi daerah lain,” ujarnya.
















































